Latest Movie :
Recent Movies

contoh surat pernyataan telah melakukan penelitian



SURAT PERNYATAAN
Nomor : 674/11/53/YATRA.TR/SK/V/2013

Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama                                       : K.A. MARZUKI
Alamat                                     : Dusun Telenteyan Desa Longos Kec. Gapura Kab.
                                                  Sumenep
Jabatan                                    : Ketua Yayasan Taufiqurrahman
Menerangkan dengan sebenarnya bahwa :
Nama                                       : FAWAID ZAINI
Tempat & Tanggal Lahir           : 10 Oktober 1989
NIM                                        : 2010129180630
NIMKO                                  : 2010.4.129.0018.1.00608
Jurusan                                    : Kependidikan Islam (Manajemen Pendidikan)
                                                  Sekolah Tinggi Islam Al Karimiyyah Beraji
                                                  Gapura Sumenep
Adalah benar-benar telah melaksanakan penelitian di Yayasan Taufiqurrahman tahun pelajaran 2012/2013 terhitung sejak 02 Januari s/d 10 April dalam rangka penyusunan skripsi dengan  judul:
“Efektivitas Kantin Kejujuran Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Studi Kasus Di Yayasan Taufiqurrahman Desa Longos Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep Tahun Pelajaran 2012-2013.”
Demikian surat keterangan ini kami buat dengan sebenarnya, dan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
  Gapura, 10 Mei 2013
     Ketua Yayasan Taufiqurrahman



            K.A. MARZUKI

SKRIPSI KUALITATIF




 ABSTRAK
Fawaid Zaini, 2013. Efektivitas kantin kejujuran dalam membentuk karakter peserta didik studi kasus di Yayasan Taufiqurrahman Desa Longos Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep tahun 2012/2013. Sekolah Tinggi Islam Al Karimiyyah ( S T I A) Program Studi Kependidikan Islam Braji, Gapura, Sumenep
Kata Kunci: Kantin Kejujuran dan Karakter Peserta Didik
Kantin kejujuran merupakan upaya untuk mendidik akhlak siswa agar berperilaku jujur.Kantin kejujuran adalah kantin yang menjual segala kebutuhan anak didik baik berupa makanan,minuman serta segala perlengkapan siswa baik berupa alat tulis menulis maupun buku tulis.Semuanya dipajang dalam etalase kantin kejujuran tanpa ada penjaga,sebagaimana lazimnya sebuah kantin yang kita kenal selama ini. Karakater sebaimana arti dasar yaitu karakter adalah budi pekerti, akhlak, moral, afeksi, susila, tabiat, dan watak. Maka dalam hal ini lebih dikhususkan kepada sebuah karakater yang harus dimiliki oleh peserta didik yang mana hal tersebut ditanamkan tidak hanya pada ranah pendidikan dalam kelas akan tetapi ada aplikasi langsung di lapangan dengan dibentuknya kantin kejujuran yang tujuannya agar peserta didik dapat mengamplikasikan nilai-nilai karakter kejujuran.
Skripsi ini membahas tentang efektivitas kantin kejujuran dalam membentuk karakter peserta didik yang ada di Yayasan Taufiqurrahman di Desa Longos Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep. Yang mana kantin kejujuran ini sebagai tolak ukur dari berhasil tidaknya pendidikan karakter yang telah direalisasikan dalam ranah pendidikan sekolah. Fokus penelitian ini yaitu pada, 1.Realisasi kantin kejujuran dalam membentuk karakter peserta didik. 2. Bagaimana pengelolaan kantin kejujuran dalam membentuk karakter peserta didik di Yayasan Taufiqurrahman
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam konteks ini, metode yang digunakan dalam menganalisis data yakni dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam riset ini adalah ketua yayasan, tenaga pendidik, peserta didik, karyawan kantin dan tokoh masyarakat dan dokumen-dokumen kantin kejujuran yayasan Taufiqurrahman. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kantin kejujuran dalam membentuk karakter sangatlah segnifikan. Namun yang perlu diperhatikan juga bahwa penerapan kantin kejujuran tidaklah segampang membalikkan tangan akan tetapi perlu terus memotivasi peserta didik supanya berperilaku jujur disamping juga adanya manajemen yang efektif dan efesien.
Penerapan manajemen yang efektif dan efesien merupakan hal mutlak yang harus pengurus kantin kejujuran perhatikan, karena hal ini juga akan menjadi barometer keberhasilan penerapan kantin kejujuran.


BBM NAIK PENDIDIKAN AKAN MENURUN
Oleh Fawaid Zaini*

Pada bulan Mei inilah pemerintah akan segera menaikkan BBM, terlepas apakah itu hanya isu belaka atau memang sudah nyata-nyata benar. Akan tetapi yang perlu juga diperhatikan bahwa BMM itu bagaikan pusat dari segalanya, artinya bahwa BBM naik semuanya dengan sendirinya akan naik.
Dengan naiknya segala kebutuhan masyarakat maka masalah akan muncul bertubi-tubi, baik itu datang dari masyarakat menengah keatas atau kebawah yang pasti masalah yang lebih rumit adalah masyarakat menengah kebawah. Terutama bagi mereka yang anaknya bersekolah jauh dari tempat tinggalkanya sehingga mengharuskan naik motor atau harus naik taksi.
Nah disinilah masalah baru akan muncul yaitu akan banyak siswa-siswa yang tidak akan pergi kesekolah hanya karena orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membeli bensin atau bayar ongkos taksi. jika fenomena ini  terjadi secara otomatis pendidikan kita akan terpuruk atau dengan kata lain masa depan pendidikan kita akan hancur, karena yang seharusnya mereka masih waktunya bersekolah karena tidak mempunyai biaya sehingga jalan keluarnya adalah menganggur atau enggan bersekolah.
Lantas kapan pendidikan kita bisa bersaing dikancah internasional..? karena diakui atau tidak realitas ini akan terjadi di Negara kita. Karena  masyarakat kita lebih banyak yang menengah kebawah dari pada mereka yang menengah keatas secara material.
Penulis punyak opsi  bahwa jika ini memang harus terjadi maka pemerintah harus menyiapkan Bus untuk mengangkot siswa-siswa yang akan bersekolah. Karena dengan Bus itulah paling tidak bisa mengurangi biaya hidup mereka. Dan tidak akan ada lagi siswa yang tidak masuk kesekolah hanya karena tidak mempunyai uang untuk beli bensin atau bayar ongkos taksi.
Sehingga bagi siswa yang ingin bersekolah tinggal menunggu di jalan raya sebuah bus yang dioperasikan oleh pemerintah untuk  mengangkotnya kesekolah masing-masing, begitu pula ketika siswa akan pulang. Karena manyoritas sekolah-sekolah yang menjadi favorit mereka sangat dekat dengan  jalan raya atau paling tidak masuk beberapa meter kedalam, tapi sampai 1-2 km 
*Mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Al Karimiyyah Beraji Sumenep, jurusan Kependidikan Islam konsentrasi Manajemen Pendidikan. Nomor HP 087752046005


HIDUP ADALAH LINGKARAN SEBUAH MASALAH
Oleh Fawaid Zaini*
Pada tanggal 09 Mei tepatnya pada sore hari ada seorang shobat yang menelpon saya, sehingga percakapan ringanpun kami mulai, hingga setelah beberapa waktu kemudian keponakan shobat itu meminta bantuan dengan paksa pada shobat saya untuk memasakkan jagung, saya mendengar sebagian dari percakapannya dengan keponakannya itu, kurang lebih seperti ini." Kamu ini jika meminta pasti dengan paksaan terus tidak pernah dengan cara baik-baik". Mendengar percakapan itu  hati saya sangat tersentuh betapa shobat saya selalu dihantui dengan masalah dan masalah yang  tak berkesudahan.
Setelah beberapa menit kemudian percakapan kami mulai kembali. Dengan tanpa sengaja saya mengeluarkan sebuah kata-kata yang diluar alam sadar saya, yaitu manusia hidup itu tidak akan pernah lepas dari masalah dan harus juga kita akui bahwa kita hidup seperti ini karena masalah.
Mendengar apa yang saya katakana itu shobat berhenti sejenak tidak berbicara, entah apa bahasa saya menyentuh hatinya atau tidak masuk sama sekali. Tapi saya yakin bahwa apa yang saya katakana itu kemungkinan besar dapat dipahami oleh shobat saya
Tak lama beberapa waktu kemudian, dia menimpal balik terhadap apa yang saya katakan, " saya setuju dengan apa yang kamu katakana Cuma kenapa yach….. sepertinya saya tidak pernah lepas dari masalah tinggal di tempat ini. Ini yang kedua kalinya hati saya tersentuh sekali.
Dari realitas di atas dapat kita tarik pada ranah yang lebih luas lagi bahwa, diakui atau tidak setiap kita hidup dari kecil sampai kita tua dan juga nantinya mati mesti tidak akan pernah lepas dari sebuah masalah. Karena dengan masalah itulah kita bisa hidup.
Sekilas kita melihat pada masa kecil kita dimana ketika kita masih bayi sebenarnya telah dihadapkan pada masalah –masalah yang komplek, sebagai contoh kecil, yang namanya bayi pasti tidak lahir langsung bisa berbicara, sehingga dengan ketidak bisaan itulah sebanarnya adalah sebuah masalah. Tua  sedikit ingin belajar berjalan hingga terkadang jatuh dan bangun kembali yang terjadi itu adalah masalah. bisa berjalan melihat temannya bisa naik sepeda ada keinginan juga belajar, itu masalah lagi. terus sampai kita remaja akan tersandung banyak masalah yang lebih serius lagi begitu juga masa tua pasti juga akan dihadapkan pada masalah-masalah yang melilit sehingga  terkadang jika tidak kuat dengan masalah yang datang  tidak sedikit yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Artinya selagi kita bernyawa pasti masalah itu akan datang menghampiri kita. Sehingga disinilah perlunya bagi kita mencarikan jalan keluar agar masalah itu tidak menjadi momok yang menakutkan akan tetapi menjadi sebuah jalan untuk lebih dalam  mengenal siapa kita?.
Sehingga muncul pertanyaan bagaimana caranya?. Ada beberap hal yang perlu kita perhatikan yaitu

 
1.       Cobalah memotivasi diri untuk keluar dari masalah itu.
Dengan adanya motivasi yang tinggi untuk tidak berkutat pada lingkaran masalah maka tak disadari kita adakan ada kekuatan untuk meloncati lingkaran masalah itu. Ibaratnya masalah bagaikan api yang mengelilingi kita sedang kita sendiri ada ditengah-tengah kobaran api itu, yang pasti jika kita menoleh kebelakang, kesamping kanan-kiri yang terlihat adalah api, sehingga perlu bagi kita memotivasi diri untuk meloncati kapi yang berkobar itu karena diluar lingkaran itu ada ruang yang bisa kita tempati untuk melihat kobaran api dan tempatnya lebih aman tidak panas dan juga bisa menoleh kekanan dan kekiri serta kebelakang tanpa ada api yang menghalangi kita .
2.       Carilah solusinya
Artinya bahwa ketika kita telah ada diluar yang bebas dari panasnya api maka tugas berikutnya adalah mencari solusi. Karena solusi yang baik tidak bisa datang disaat kita dalam keadaan panas atau dalam keadaan panik, yang ada malah menambah masalah, masalah dan masalah berikutnya, akan tetapi solusi yang baik terlahir dari pikiran yang jernih atau tenang. Dengan kata lain pikiran yang jernih akan melahirkan sebuah solusi yang jernih pula.
3.       Berpositif thinkinglah
Menemukan solusi tidak cukup bagi kita untuk menghadapi  masalah yang komplek tentu yang tidak boleh ditinggalkan adalah mempunyai keyakinan bahwa kita bisa menyelesaikan masalah itu atau yang kita sebut dengan positif thinking.
4.       Bersabarlah
Yang terakhir ini sangat gampang kita ucapkan tapi sulit direalisasikan dalam alam nyata. Karena benar atau tidak bahwa diri kita mempunyai kesabaran yang terbatas, tidak seperti malaikat yang selalu patuh apa kata Tuhannya. Akan tetapi dengan bersabar itulah kita akan cepat mengenal diri kita serta masalah tidak lagi menjadi momok yang menakutkan akan tetapi menjadi ladang pendewasaan sarta pengetahuna yang tidak ada tandingannya.
Oleh karena itu jangan meratapi masalah, jangan pasrah dengan masalah, dan juga jangan memikirkan masalah karena hal itu akan membuat diri kita stress dan panic, maka ketika masalah itu datang segeralah meloncat atau keluar dari masalh itu, carikan solusinya dibarengi dengan positif thinking yang tinggi serta bersabarlah dengan masalah itu. Karena nanti akan indah pada waktunya.

*seorang petani dan pengembala kambing yang saat ini baru belajar menulis
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Fawaid Zaini Aisyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger